Rabu, 22 Januari 2014

Bab 12 : Information Search

A.  Information Search
·      Adalah kegiatan yang menyenangkan.
·      Namun diperlukan seorang yang terlatih dengan sarana yang mendukung agar dapat dilakukan dengan efektif.
·      Saat ini information retrieval dan database management  telah berubah ke dalam :  information gathering, seeking, filtering, collaborative filtering, sense making, dan visual analitik. Selanjutnya juga ada data mining dari data warehouse dan data mart , diikuti knowledge networks. Semua hal tersebut membuat searching semakin rumit seiring  jumlah data yang semakin besar.

B.  Search Terminology
·         Adalah setiap aksi dapat dibagi menjadi browsing atau searching.
·         Berikut ini merupakan contoh dari beberapa aksi :
1. Pencarian fakta spesifik
2. Pencarian fakta meluas
3. Eksplorasi availabilitas
4. Open ended browsing dan analisis masalah

C.  Searching in Textual Documents and Database Querying
·      Expert user dengan mudah dapat menggunakan SQL.

·      Menggunakan SQL dapat :
*. memfasilitasi pencarian dengan mudah namun membutuhkan training.
*. untuk novice users dapat digunakan form fill in query.
*. dapat digunakan query bahasa natural, form fill in, dan query by example.
*. memiliki performa yang lebih baik dan memiliki tingkat kepuasan lebih tinggi jika mereka dapat melihat dan memiliki kontrol atas fasilitas searching yang digunakan.

·      Ada lima tahap dalam menentukan design interface untuk textual search :
1. Formulation (representasi searching)
2. Initiation of action (cara melakukan searching)
3. Review of results (cara menampilkan pesan dan hasil)
4. Refinement (formulasi langkah selanjutnya)
5. Use (penggunaan dari hasil yang didapatkan)

D. Multimedia Document Searches
Searching pada dokumen berupa multimedia dapat dibagi menjadi :
1. Image search
2. Map search
3. Design or diagram search
4. Sound search
5. Video search
6. Animation search

E.  Advanced Filtering and Search Interfaces
Dalam melakukan filtering terhadap hasil searching ada beberapa cara :
1. Filtering with complex Boolean queries
2. Automatic filtering
3. Dynamic queries
4. Faceted metadata search
5. Query by example
6. Implicit search
7. Collaborative filtering
8. Multilingual searches
9. Visual field specification

Bab 11 : User Dokumentation dan online help

·      Paper  versus Online Manuals
Paper
Online Manuals
Install manual
Online manual 
Brief getting-started notes 
Online help
Introductory tutorial 
Context-sensitive help
Thorough tutorial 
Online tutorial
Detailed reference manual 
Animated demonstration
Quick reference card 
Guides
Conversation manual 
FAQs

·      Online manual meliputi : Online communities, newsgroups, listservers, e-mail, chat, and instant messaging

·      Online manuals memiliki keunggulan dan kelemahan yaitu :

Keunggulan
Kelemahan
secara fisik tidak banyak memakan tempat
kecenderungan user yang lebih suka membaca paper manuals
mudah dinavigasikan
isi yang lebih sedikit
dapat memberikan pengalaman yang interaktif pada user
user interface yang mungkin menghambat
secara ekonomi lebih hemat
kesulitan navigasi dan kesulitan melihat online manuals

·    Fakta : bahwa orang – orang cenderung membaca 15% – 30% lebih lambat pada komputer dibandingkan membaca buku. Hal ini terutama dipengaruhi oleh font yang digunakan, resolusi layar, batas karakter yang tidak jelas, pencahayaan, pantulan, flicker pada layar, layout, dan hal – hal lainnya. Manual biasanya dapat memperpendek waktu belajar user, meningkatkan performa user, meningkatkan kepuasan user, dan mengurangi jumlah panggilan untuk support. Dalam hal ini ada sesuatu yang dikenal sebagai “active user paradox”, yang merupakan kondisi dimana kebanyakan user memilih untuk tidak membaca manual dengan lengkap sehingga mereka hanya mengetahui hal – hal yang umum saja.

·      Berikut merupakan panduan dalam membuat suatu user manuall oleh Carroll :

1.       Pilih pendekatan aksi
2.       Gunakan pekerjaan user sebagai panduan dalam mengorganisasikan manual
3.       Beri informasi mengenai pengenalan kesalahan dan recovery
4.       Beri informasi untuk praktik dan pembelajaran lebih lanjut

·      Hal – hal yang perlu diperhatikan untuk organisasi dan cara penulisan manual :
1.       Kalimat yang tepat dan sesuai dengan tujuan edukasi
2.       Sajikan konsep dalam urut – urutan logis dan tingkat kesulitan bertahap dari mudah ke sulit
3.       Pastikan bahwa setiap konsep digunakan dalam bagian berikutnya
4.       Hindari referensi pada bab berikutnya
5.       Buat jumlah bab sesuai dengan materi yang disajikan
6.       Berikan contoh yang mencukupi
7.       Perhatikan pilihan kata
8.       Buat kerangka dulu untuk memastikan konsistensi dan kualitas
9.       Cara penulisan harus menyesuaikan dengan user

·      Berikut merupakan panduan dalam online help yang diajukan oleh Kearsley :
1. Buat agar help system mudah diakses dan mudah untuk keluar
2. Buat help spesifik mungkin
3. Kumpulkan data untuk menentukan help apa yang paling diperlukan
4. Berikan user kontrol atas help system
5. Buat pesan help seakurat dan selengkap mungkin
6. Jangan gunakan help dengan tujuan untuk mengkompensasi interface yang buruk

·      Online manuals merupakan manual yang disediakan secara online. Dengan adanya online manuals user dapat dipermudah, karena ada fitur seperti multiple windows, text highlighting, warna, suara, animasi, dan fasilitas searching. Dalam membuat online manuals, daftar isi harus disediakan di salah satu sisi dan tetap terlihat selama fasilitas online manuals digunakan user.

·      Sementara itu online help lebih bersifat spesifik dengan tujuan tertentu. Selain itu user diharapkan mampu melakukan searching sendiri terhadap dokumen – dokumen online yang ditampilkan. Pada online help, kebanyakan memiliki wizard yang dapat merespons pada bahasa natural.

·       Online Tutorials, Demonstrations, and Animations
*. Tutorial online berguna untu membantu user dapat membaca tutorial sekaligus materi yang diberikan. Selain itu user juga dapat bekerja sesuai kecepatannya dan tanpa rasa malu jika membuat kesalahan selama tutorial berlangsung.
*. Demonstrations merupakan suatu demo yang memperlihatkan fitur – fitur suatu produk. Hal ini dibuat dengan tujuan menarik minat potential user dan membangun suatu product image yang positif. Biasanya didistribusikan lewat internet dalam bentuk CD-ROM atau DVD.

·      Development Process Guidelines
*. Berikut merupakan panduan dalam proses pembuatan manual :
 1. Gunakan copywriter professional
                 2. Siapkan dokumentasi jauh sebelumnya.
                 3. Buat dokumen panduan yang terintegrasi
                 4. Review draft terlebih dahulu
                 5. Lakukan uji lapangan terhadap versi awal
                 6. Berikan cara bagi user untuk memberikan feedback
                 7. Lakukan revisi secara berkala

Minggu, 19 Januari 2014

Bab 10 : Balancing Function and Fashion

A.     Error Messages
Dalam menyampaikan pesan kesalahan (error messages) atau peringatan diagnostik sangatlah kritikal, khususnya ketika meghadapi pemula. Cara penyampaian suatu pesan kesalahan sangat penting, apalagi jika pengguna adalah novice user.Hal-hal yang harus diperhatikan dalam suatu pesan kesalahan adalah :
  1. Pesan harus cukup spesifik
  2. Pesan bernada positif dan memberikan petunjuk untuk mengatasi masalah
  3. Pesan memberikan kontrol pada user
  4. Gunakan format yang sesuai dan tidak membingungkan

Ada 3 cara penyampaian pesan kesalahan:
  1. Berikan perhatian pada design pesan kesalahan
  2. Lakukan quality control
  3. Buat guidelines dalam hal nada positif dalam pesan, pesan yang spesifik, berikan kontrol pada user, dan konsistensi pada format pesan yang diberikan
  4. Lakukan usability test
  5. Lakukan pengumpulan user performance data

B.     Non-anthropomorphic Design
Desain ini sangat penting untuk membedakan/mengklarifikasikan antara manusia dengan komputer. Panduannya:
1.       Hati-hati dalam mempresentasikan komputer sebagai orang
2.      Desain interface-nya harus dapat dimengerti, diprediksi, dan bisa dikontrol
3.      Gunakan model yang sesuai untuk pengenalan atau panduan
4.      Gunakan karakter dalam game atau software anak-anak, tetapi jangan di tempat lain
5.      Menyediakan user-centered overview untuk orientasi
6.      Jangan gunakan ‘aku/saya’ ketika komputer merespon aksi pengguna
7.      Gunakan ‘kamu’ untuk memandu pengguna, atau hanya memberikan fakta



C.     Display Design
Prinsip desain menurut kategori Mullet dan Sano:
  1. Elegan dan sederhana: kesatuan, perbaikan, dan ketepatan
  2. Skala, kontras, dan proporsi: kejelasan, harmoni, aktivitas, dan pengendalian
  3. Struktur organisasi dan visual: pengelompokkan, hierarki, hubungan, dan keseimbangan
  4. Modul dan program: fokus, fleksibilitas, dan aplikasi yang konsisten
  5. Gambar dan representasi: segera, umum, kohesif, dan karakterisasi
  6. Style: bisa dibedakan, integritas, dapat dimengerti, dan ketepatan
4 tugas independen metric untuk tampilan alphanumeric menurut Tullis (1997):
1.       Kepadatan secara keseluruhan
2.      Kepadatan secara local
3.      Pengelompokkan
4.      Kompleksitas layout

D.    Web Page Design
Ada 10 kesalahan dalam mendesain sebuah website menurut Jakob Nielsen (2007):
1.       Bad search
2.      File PDF untuk online reading
3.      Link yang sudah dikunjungi tidak berubah warna
4.      Teks yang tidak bisa dibaca (non-scannable)
5.      Font size yang tetap
6.      Judul halaman dengan low search engine visibility
7.      Apapun yang kelihatannya seperti advertisement
8.     Konvensi desain yang melanggar
9.      Membuka window ‘new browser
10.  Tidak menjawab pertanyaan user


Ada 4 koordinasi yang penting dalam mengkoordinasi multiple windows:
1.       Synchronized scrolling
2.      Hierarchical browsing
3.      Opening/closing independent windows
4.      Saving/opening of window state

E.     Window Design
Saat ini designer dapat menggunakan multiple windows dimana suatu task dikerjakan dalam suatu window terpisah. Window ini akan tertutup setelah suatu task tersebut diselesaikan. Selain itu saat ini kita dapat melakukan browsing image dengan lebih mudah dimana tampilan ada dalam satu sisi sementara detail ditampilkan di sisi lainnya. Dalam image browsing, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan, yaitu :
1. Image generation
2. Open-ended exploration
3. Diagnostics
4. Navigation
5. Monitoring

Dalam mendesign suatu window kita juga perlu lebih memperhatikan pada pekerjaan yang dilakukan user daripada aplikasi dan dokumen yang digunakan. Untuk mendapatkan informasi mengenai pekerjaan user dapat didapat lewat :
1. Vision statement
2. Set of people
3. Task hierarchy
4. Schedule
5. Set of documents

Sementara itu juga perlu diperhatikan mengenai :
1. Dukungan pada unified framework
2. Dukungan pada visual dan spatial layout yang mendukung pekerjaan user
3. Dukungan pada multi window
4. Dukungan pada akses informasi yang mudah
5. Dukungan untuk berganti role secara mudah
6. Fokus pada task domain daripada interface domain
7. Penggunaan screen space yang efektif

F.     Color
Fungsi:
§  Menyejukkan/menyerang mata
§  Memberi aksen untuk tampilan yang kurang menarik
§  Memfasilitasi diskriminasi yang halus dalam tampilan kompleks
§  Menekankan informasi organisasi secara logikal
§  Menarik perhatian untuk peringatan
§  Memicu reaksi emosional, seperti senang, takut, marah, dll.

Panduan:
§  Gunakan warna secara konservatif
§  Batasi jumlah warna
§  Kenali kekuatan warna untuk tugas-tugas tertentu
§  Color coding harus mendukung tugas
§  Color coding harus muncul sesuai usaha minimal user
§  Color coding harus berada di bawah kontrol user
§  Desain monochrome terlebih dahulu
§  Pertimbangkan kebutuhan warna user, terutama yang color-deficient user
§  Warna bisa membantu dalam memformat
§  Konsisten dalam color coding
§  Hati-hati terhadap ekspektasi umum terhadap color codes
§  Hati-hati terhadap masalah pemasangan warna
§  Gunakan perubahan warna untuk mengindikasi perubahan status

§  Gunakan warna dalam tampilan grafik untuk kepadatan informasi yang lebih baik