Minggu, 19 Januari 2014

Bab 8 : Colaboration and social media participation

·         Tujuan manusia melakukan kolaborasi agar manusia merasa puas dengan melakukan kolaborasi dapat meningkatkan tinggat produktivitas dan mendapatkan lebih banyak ide serta dapat mempersingkat waktu / pekerjaan akan cepat selesai bila kita melakukan kolaborasi. Partisipasi melalui sosial media dapat dibagi menjadi tiga macam, yaitu :
a.     Collaborationà digunakan meliputi email, telepon, audio dan videoconference. Partisipasi jenis ini memiliki karakteristik jumlah orang 2 sampai 2000, terkait dengan tujuan tertentu, ada batas waktu, partner tertutup pada lingkungan tertentu, dan ada pembagian tugas serta review.
b.    Social Media Participationdimana à digunakan meliputi chat room, blog, user generated content sites, tagging, rating, dan reviewing. Partisipasi jenis ini memiliki karakteristik jumlah orang 20 - 20000, lebih fokus pada proses, terbuka, partner bisa dari mana saja, dan tiap orang bertindak secaraindependen.
c.     Crossoverà digunakan meliputi wiki, blog, chat room, instant messages, short messages, listserver, Yahoo!/Google groups. Partisipasi jenis ini memiliki karakteristik di antara dua tipe sebelumnya
·         Memahami dan mengetahui proses serta strategi dari para partisipan dapat memfasilitasi terhadap analisis dari berbagai situasi yang berbeda – beda untuk sistem kolaborasi antar muka :
   – Focused partnerships                          – Electronic commerce
   – Lecture or demo                                  – Tele-democracy 
   – Conference                                         – On-line communities 
   – Structured work processes                  – Collaboratories 
   – Meeting and decision support              – Telepresence 

Time/space matrix model of group-supported work


Pada gambar tersebut different place, different time dapat disebut juga sebagai asynchronous ditributed interfaces. Pada tipe ini perlu diperhatikan mengenai identitas kelompok, dampak pada komunitas offline, aturan - aturan yang ada, serta tujuan penggunaannya. Sementara itu untuk different place, same time disebut juga synchronous distributed interfaces. Pada tipe ini perlu diperhatikan mengenai kemungkinan terjadinya delay, kesulitan untuk mengetahui siapa yang tengah mengajukan pendapat, ukuran image yang terlalu kecil, dan perlunya untuk melakukan share dokumen. Selain itu juga perlu dicermati mengenai isu kepemilikan dan controlling. Selanjutnya adalah same place same time, atau lebih dikenal sebagai face to face interfaces. Jenis ini banyak dipakai untuk melakukan pertemuan elektronik.

·         Asynchronous distributed interfaces : Berbeda Tempat, Berbeda Waktu
Contoh distribute adalah :
  1. Electronic Mail (E-mail)
       – Tidak Terlalu Terstruktur
       – Kadang tidak efektif / overwhelming
       – Tidak tetap / sementara 
       – Dilengkapi berbagai tools : filtering, archiving, mailing list, dicussion group
       – Biasanya berupa tulisan saja, namun bisa juga ditambahkan graphic, sound,
  2. animasi,video, link web, sesuai kebutuhan 
    – Electronic Mail (Email) : 
    – Email on mobile devices
    – Online directories
    – Web services with E-mail
    – Newsgroup, Listservers, Discussion Boards, Conference, Social Media Participation Web
  3. Sites, Blogs,
  4. Wikis : merupakan Group diskusi yang terdiri dari banyak orang secara digital
    – Newsgroup
    – Setiap group membahas paling sedikit tentang 1 topik 
    – Mirip postingan di bulletin board
    – User bisa membaca note / thread sebelumnya sesuka hati dan bisa mengomentasi postingan tersebut 
    – Terbuka untuk siapa saja
    – Listserver 
    – Individual harus berlangganan untu mendapatkan email notices
    – Dapat direkomendasikan oleh ketua 
    – User bisa dibanjiri email – email dari listserver
    – Dapat berupa email reflector
    – Online conference
    – Online magazines and newsletters
    – Web-logs/blogs and wikis

·         Online dan networked communities
   • Memiliki identitas group
   • Patient Support Group
   • Memiliki impact ke komunitas offline
   • Memiliki policies dalam komunitas tersebut dan tentunya kebebasan dalam berpendapat 
   • Namun network communities bisa controversial contohnya komunitas hackers, anti-fan group, para military groups
   • Bisa berupa e-learning / kursus yang menawarkan kemudahan pembelajaran jarak jauh 
   • Bisa berupa sebuah bentuk reputasi bagi online stores
·         Syncronous distributed interface : Berbeda tempat, waktu sama
Contoh dari synchronous distributed interface adalah :
   • Group Editing
   • Shared Screens for Customer Assistance
   • Memberikan demonstrasi secara bersama-sama di berbagai sites
   • Memperbolehkan sharing informasi untuk berbagai aplikasi 
   • Game interaktif 
Synchronus Distribution Interfaces bisa juga berupa :
   – CHAT, Internet Relay Chat (IRC), and TALK
   – Flamers
   – MUDs
   – Instant Messaging
   – LOL etc.
   – Twitter
   – Texting and cell phones
   – Audio and Video Conferencing

·         Face-to-face interfaces : Tempat sama, waktu sama
adalah suatu interaksi dimana individual - individual bertemu langsung dan berinteraksi di tempat yang sama dan di waktu yang sama
Contoh face to face interface adalah :
   • File Sharing                                                      • SMART Board
   • Shared Workspace                                           • Public spaces facilitates sharing
   • Group Activities                                                • Sharing Photos
   • Colab and Liveboard                             • Notification Systems
 

·         Electronic Classroom
adalah suatu inovasi dalam pengajaran dan teknik pengajaran dengan menggunakan software - software khusus.
   – Pembelajaran individual secara aktif termasuk penggunaan perangkat lunak dalam kelas
   – Menulis karangan dalam bahasa inggris atau puisi dalam bahasa asing
Dalam kelompok kecil dan besar 
Mengubah cara pengajaran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar